Semesta Mendukung

Standard

Cerita kembali oleh mwulan

Poster Film Semesta Mendukung

Film ini menceritakan kisah seorang anak sekolah menengah pertama di daerah Madura bernama Arif (Sayef Muhammad Billah) yang mempunyai ketertarikan yang lebih terhadap Fisika.  Tanpa jasa sang guru, ibu Tari Hayat (Revalina S Temat) dia tidak akan bisa meraih impiannya karena hanya ibu Tari yang dapat menemukan bakatnya.

Karena ibu Tari-lah yang meminta teman-temannya di Jakarta, Arif dapat mengikuti olimpiade di Singapura. Halan-rintang dialami oleh Arif selama dikarantina di Jakarta, bahkan ia terancam tidak lolos untuk mengikuti olimpiade di Singapura. Satu-satunya yang membuat ia bertahan adalah keinginannya yang kuat untuk bertemu ibunya yang katanya pindah ke Singapura.

Pada akhirnya ia dapat mengikuti olimpiade karena keajaiban, yaitu adanya penambahan kuota untuk Indonesia mewakili wakilnya. Sebelum olimpiade dimulai, ia ditemani teman seperjuangan selama di karantina untuk mencari ibunya. Sayangnya Arif tidak dapat menemui ibunya di sana.

Revalina sebagai Ibu Tari

Hari olimpiade pun dimulai. Awalnya ia terlihat bingung dan kesulitan untuk mengerjakan soal yang diberikan. Di detik-detik terakhir, ia teringat akan fisika praktis yang diterapkan dalam permainan karapan sapi, khas daerah asalnya, Madura. Ia pun langsung merobek sarung pemberian ayahnya untuk menguji coba teorinya. Pada akhirnya teorinya tersebut membawanya menjadi juara dalam olimpiade tersebut.

Kejutan pun menghampirinya saat pulang ke rumah. Ibu yang selama ini dicari olehnya, sudah menunggu di rumah.  Spoiler banget ya gw ngasihtauinnya.. Tapi ga apa-apa dong, secara filmnya sudah tidak beredar lagi di bioskop. Gw-nya aja yang telat banget post-nya.. (maklum ya ceman-ceman :D)

Semuanya versi mwulan

Percaya atau engga, gw menulis kisah ini sampai merinding lho, karena teringat akan setiap adegan yang ada di film ini. Pertamanya gw mengira film ini akan biasa aja sama seperti film anak-anak lainnya, namun pemikiran gw salah karena film ini keren banget, bahkan menurut gw film ini film terbaik tahun 2011.

Pemain anak-anak di sini masih baru kecuali Dinda yang pernah bermain di Surat Kecil untuk Tuhan. Wajah senior bertaburan di film ini seperti Revalina yang memerankan tokoh ibu Tari (guru Fisika), Ferry Salim (Pak Tio) Lukman Sardy (ayahnya Arif), Helmalia Putri (Ibunya Arif), Feby Febiola (Bu Desi), Sujiwo Tejo (Cak Alul)  bahkan Indro Warkop pun muncul sebagai tukang ketoprak yang suka mangkal di depan asrama tempat Arif menginap.

Sinematografinya oke, pemain-pemainnya,, lumayanlah, kecuali pemain-pemain lama yang memang aktingya tidak perlu dipertanyakan lagi. Nah, salah satu yang gw suka juga soundtracknya yang dinyanyikan oleh Goliath, bahkan setelah keluar dari bioskop, musiknya terngiang-ngiang sampai rumah… Mestakung.. Semesta Mendukung…

Ciamik banget!

Nilainya : 8,5/10

Orang-orang hebat di balik layar:

Eksekutif Produser: Haidar Bagir & HB Naveen

Produser : Putut Widjanarko

Co Producers : Gangsar Sukrisno & Avesina Soebli

Producer Assitance : Diana Caroline

Produser Pelaksanan : Heru Effendi

Sutradara : John De Rantau

Penulis Skenario : Hendrawan Wahyudianto & John De Rantau

Penata Kamera : German G Mintapradja

Penata Artistik : Frans Paat

Musik : Thoersi Argeswara

Penata Suara : Yarri B.S & Satriio Budiono

Make Up & Wardrobe : Zaenal Zein

Casting : Bowie Budianto

Penyunting Gambar : Andhy Pulung

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s