Badai di Ujung Negeri

Standard

Sinopsis:

Salah satu adegan di laut

Badai di Ujung Negeri menceritakan kisah seorang marinir yang ditugaskan di perbatasan. Badai (Arifin Putra).bertugas di pos jaga perbatasan Indonesia di sebuah pulau di laut Cina Selatan. Karena banyaknya penemuan mayat misterius, desa itu terancam tidak aman dan orang-orang terdekat Badai pun ikut terancam, seperti Anisa (Astrid Tiar) dan Dika seorang anak nelayan yang sudah dianggap sebagai keluarga.

Di antara kerisuhan ini Anisa, seorang gadis setempat mempertanyakan kepastian hubungannya dengan Badai namun Badai belum bisa memberikan kepastian yang jelas karena statusnya sebagai marinir yang harus siap sedia ditugaskan kemanapun dan kapanpun. Suatu hari sesuatu terjadi dengan Anisa dan hal ini membawa pertarungan antara para penjahat yang selama ini dicurigai dengan marinir. Di akhir cerita akan terbukti siapa dalang dari kejahatan ini. Kisah cinta Badai dan Anisa pun perlahan mendapat kepastian.

 

Adegan di antara Anisa (Astrid Tiar) dan Badai (Arifin Putra)

Testimonial:

Menurut gw film ini punya tempo yang lamban. Terlalu banyak skenario di awal hingga pertengahan. Adegan perang di tengah laut juga kurang greget dan terkesan buru-buru. Kalau kelebihannya adalah totalitas pemain; Astrid Tiar yang berhasil dengan logat Melayunya dan keberanian Arifin Putra untuk beradegan ekstrim. Bye The Way, film ini punya gimmick yang oke lho, yaitu komiknya! Terus waktu nobar sama Aneka Yess dan majalah Cita Cinta, isi goodie bagnya notes dan pin.. Oke lah…😀

 

Title:

Director: Agung Sentausa

Producer: Pingkan Warouw

Writer : Ari M Syarief

Casts : Arifin Putra, Astrid Tiar, Yama Carlos, Adrian Halim H., Dedy Murphy, Edo Borne, Ida Leman, Jojon, Priady Muzy, Kukuh Adi Rizky, M. Ilham Akbar

Music arranger : Thoersi Argeswara

Cinematography : Padri Nadeak

Editor : Aline Jusria

Studio : Quanta Pictures

 

 

Nilai :

3/5

2 responses »

  1. Pengen juga nih suatu saat nonton film anak negeri yang inspiratif. Dulu waktu jadi orang kantoran rame-rame nonton Laskar Pelangi. Sekarang jadi tukang bangunan enak kali bawa teman-teman tukang nonton rame ke duapuluh satu…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s